Browse By

Kompor Gas Ternyata Lebih Baik dari Kompor Listrik

Saat ini, di Indonesia baru marak penggunaan kompor gas. Padahal di negara-negara maju sudah beralih ke kompor induksi atau kompor listrik.

Untuk diketahui, bahwa kompor gas sudah digunakan sejak tahun 1820 silam. Di Indonesia saat ini sudah banyak yang menggunakannya karena memang dengan energi gas lebih efisien dibandingkan dengan minyak tanah atau bahkan kayu bakar.

4600desainrumah
kompor gas (Foto:mysimple)

kompor gas (Foto:mysimple)

Sedangkan di negara-negara maju, masyarakatnya sudah beralih ke kompor listrik yang kabarnya merupakan pengembangan dari kompor gas. Dengan energi listrik, diklaim bahwa lebih hemat dibandingkan dengan energi gas. Selain itu, kompor listrik juga memiliki keunggulan pada proses pemanasannya yang lebih cepat.

Tetapi, masih ada lagi yang kabarnya jauh lebih hemat dibanding kompor listrik, yaitu kompor induksi elektromagnetik. Desainnya yang lebih efisien, menjadikannya sering diaplikasikan pada dapur-dapur modern. Dari kedua jenis kompor tersebut (listrik dan induksi elektromagnetik), sama-sama dianggap lebih aman karena tidak mengeluarkan api yang melalak.

Aditya Farhan Arif selaku Product Owner Gas Engineer PT. Rekayasa Industri, menjelaskan bahwa sejatinya efisiensi konversi energi paling tinggi terdapat pada kompor gas. Dirinya juga menjelaskan bahwa energi tidak bisa secara 100% terkonversi. Oleh karena itu akan terdapat banyak energi yang terbuang.

Namun, akan berbeda halnya apabila sumber energi listrik yang digunakan berasal dari angin atau air seperti yang diterapkan di beberapa negara maju. Hal tersebut justru lebih baik karena energi yang diubah tersebut terbarukan.

Kompor Listrik (Foto:bukalapak)

Kompor Listrik (Foto:bukalapak)

Dirinya kembali menambahkan bahwa wajar apabila negara-negara maju saat ini sudah beralih ke kompor listrik karena jelas lebih rapi, ringkas, aman, dan hemat tentunya. Jika diterapkan di negara ini, mungkin akan menjadi semakin boros. Selama energi listrik yang digunakan berasal dari minyak bumi atau batubara, maka penggunaan kompor listrik tidak dapat dikatakan lebih efisien.(chy)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares