Browse By

Mantan Petinju Tadao Ando Jadi Seorang Desain Rumah

Hasil Karya Desain Rumah Tadao Ando

Hasil Salah Satu Karya Desain Rumah Tadao Ando (Foto: dailymail)

JEPANG – Saat ini telah banyak bermunculan rumah megah nan mewah yang didesain oleh para arsitek dan seniman handal. Beberapa diantaranya menggunakan bahan alami seperti kayu, dan yang lainnya ada yang menggunakan beton dalam desainnya.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Dailymail, Sabtu, 13 juli 2013, bahwa setidaknya ada 60 desain rumah yang tergolong unik dan sangat spektakuler. Rumah-rumah tersebut berdiri di atas kondisi lahan yang cukup ekstrim hasil rancangan dari arsitek ternama dunia.

4600desainrumah

Tadao Ando, adalah Seorang arsitek otodidak yang berasal Jepang. Ia meninggalkan karir lamanya sebagai petinju dan kemudian beralih untuk menjadi seorang arsitek. Meskipun ilmu desain rumah yang didapatkan secara otodidak, namun dirinya bisa membuktikan bahwa hasil karyanya siap menjadi yang terbaik. Hal tersebut dibuktikannya dengan membangun beberapa bangunan yang saat ini masuk dalam jajaran bangunan paling terkenal di Jepang.

Tadao lahir pada tahun 1941 silam, dirinya begitu terinspirasi oleh budaya Jepang khususnya yaitu konsep Buddha Zen. Berfokus pada konsep kesederhanaan dan perasaan batin dibandingkan tampilan luar.

Menjadi gaya khasnya adalah dengan memadukan unsur-unsur aktif alami seperti hujan, matahari, dan angin. Unsur-unsur tersebut menjadi suatu inklusi khusus dalam desainnya.

Diantara beberapa karyanya, hamparan luas tanpa hiasan dinding, dengan jendela yang besar dan lantai kayu menjadi khas alami buatannya.

Efek “haiku” adalah gaya khas arsitektur Tadao. Yaitu dengan menekankan kekosongan ruang dan ketiadaan untuk mewakili sebuah keindahan yang memancarkan kesederhanaan.

Tadao adalah orang yang selalu menjaga kesederhanaan dalam penampilannya. Ia juga selalu menjaga budaya Jepang ketika melakukan studi penelitian di seluruh kawasan Eropa.

Dirinya yakin bahwa arsitektur yang tepat akan mampu merubah masyarakat. Dengan merubah kota maka dirinya merasa mampu membantu reformasi dengan menghasilkan kepentingan internasional. Selain itu juga dapat mempromosikan suatu tempat yang sebelumnya tidak banyak diketahui dan juga memberikan sebuah identitas.

Beberapa karya Tadao diantaranya adalah Row Rumah di Sumiyoshi, Osaka yang dibangun pada tahun 1976. Hasil karyanya itu membawa dirinya meraih penghargaan Arsitektur Institut Jepang pada tahun 1979.

Karya lain Tadao dapat dijumpai di Inggris tepatnya di Manchester Piccadilly Gardens. Dirinya merancang sebuah regenerasi di tahun 2002 di tempat itu. Bangunan setinggi 25 meter itu dibangun di atas lahan 3 ribu meter persegi. (chy.rj)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares