Browse By

Tips Ciptakan Dapur Ramah Lingkungan Untuk Masa Depan

Mungkin Anda pernah mendengar pepatah yang mengatakan “you are what you eat “. Jadi, tidak heran bila ruang dapur selalu menarik perhatian. Jika ingin hidup sehat, maka mulailah untuk berikan perhatian yang lebih untuk ruang dapur rumah Anda. Hal tersebut dapat terpancar dari desain pada ruang dapur.

Sebuah desain tidak dapat dikatakan sempurna meskipun sudah memenuhi fungsi dan estetika. Untuk ruang dapur, terdapat satu hal yang perlu dipenuhi untuk menjadikannya sempurna. Hal tersebut mengenai kelangsungannya untuk masa yang akan datang serta dampaknya bagi lingkungan sekitar.

4600desainrumah

Untuk itu, marilah terapkan gaya hidup hijau sejak dini untuk hidup yang lebih sehat di masa yang akan datang. Untuk menghemat energi, kurangilah penggunaan material yang tidak dapat diperbarui. Selain itu, menghemat penggunaan air juga termasuk dalam kategori penghematan energi.

Ruang dapur ramah lingkungan (Foto:image.google)

Ruang dapur ramah lingkungan (Foto:image.google)

Tampaknya beberapa tips di bawah ini dapat membantu Anda untuk menemukan gaya hidup baru Anda yang lebih sehat khususnya untuk diterapkan pada ruang dapur rumah yang ramah lingkungan.

  • Untuk beberapa furnitur interior, gunakanlah solid yang bersertifikat. Cukup berbahaya jika masih menggunakan kayu lapis atau MDF, karena kandungan lem dan bahan kimia lainnya yang terdapat pada kayu tersebut berbahaya jika sampai terhirup pernafasan manusia.
  • Perlengkapan dapur yang hemat energi lebih diutamakan, meskipun harganya yang lebih mahal. Pertimbangkanlah efek jangka panjangnya, bukan hanya untuk saat ini saja. Selain itu, hemat dalam penggunaan air dan listrik.
  • Agar ruang dapur tetap segar, berikanlah bukaan yang cukup atau ventilasi udara yang cukup.
  • Untuk membersihkan ruang dapur, sangat disarankan untuk menggunakan bahan-bahan alami seperti cuka atau sabun pembersih yang berbahan dasar sayuran. Penggunaan pembersih berbahan kimia dipastikan dapat mencemari lingkungan baik dalam maupun luar rumah.
  • Jika terjadi kebocoran pada keran wastafel dapur, segera perbaiki. Kebocoran kecil yang berlangsung terus menerus jika tidak diperbaiki, sama halnya dengan membuang bergalon-galon air jika diakumulasikan.
  • Untuk bagian lantai, sebaiknya menggunakan bahan linoleum yang lebih ramah lingkungan dan awet.
  • Pencahayaan alami akan lebih baik jika diterapkan pada ruang dapur. Untuk memberikan cahaya alami, dapat dengan memberikan banyak bukaan lebar pada ruang dapur seperti jendela atau pintu. Untuk pencahayaan dengan menggunakan lampu, gunakanlah lampu CFL(Compact Fluorescent Light) karena dapat menghemat penggunaan energi mencapai 75%.
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares