Browse By

Bandara Incheon Akan Menjadi Kota Kecil Berkelanjutan

Bagikan!

Kota kecil di Bandara Incheon (Foto:merdeka)

Kota kecil di Bandara Incheon (Foto:merdeka)

Akan dibangun sebuah proyek ambisius di Bandara Internasional Incheon-Korea Selatan. Rencananya, di dalam bandara tersebut akan dibangun sebuah kota kecil dengan konsep berkelanjutan yaitu tepatnya di Terminal Dua. Pada kota kecil tersebut akan dibangun pusat perbelanjaan yang mewah, dilengkapi dengan taman-taman hijau yang luas, serta menerapkan desain hemat energi. Pada akhir bulan lalu, Firma arsitektur Gensler dan HMGY Consortium telah meluncurkan desain miliknya.

Untuk diketahui, bahwa Bandara Internasional Incheon kerap mendapatkan predikat sebagai bandara terbaik di dunia dari Airports Council International, dan bahkan Incheon juga disebut-sebut sebagai bandara tersibuk dan terbesar di Korea Selatan.

Gensler Architects dan HMGY akan menerapkan konsep efisiensi energi untuk membedakan Terminal Dua dari yang sebelumnya. Konsep tersebut direalisasikan melalui instalasi skala besar fotovoltaik serta optimalisasi ventilasi alami dan pencahayaan.

Disamping menekankan pada konsep pembangunan berkelanjutan, pada lahan bandara seluas 7,4 juta kaki persegi itu akan memiliki porsi utama yang akan dijadikan sebagai sebuah distrik perbelanjaan dan pusat gaya hidup mewah, dan tidak melupakan fitur outdoor seperti kebun bertema dan air terjun.

Harapan dari para arsitek dengan konsep pembangunan berkelanjutan ini dapat menginspirasi dan mendidik jutaan penumpang pesawat mengenai pengelolaan lingkungan yang baik.

Kabar yang dikutip dari Inhabitat, Sabtu, 19 Oktober 2013, Terence Young selaku Direktur Desain di Gensler, mengatakan bahwa pihaknya dapat menjadi sebuah solusi untuk mengurangi dampak negatif.

Terminal Dua akan didesain berbentuk phoenix, yaitu hewan yang menjadi mitos di Korea Selatan yang melambangkan kekuatan, otoritas, keseimbangan, dan umur panjang. Desain tersebut juga sebagai bentuk menghargai budaya Korea dari para arsitek.

Pembangunan kota kecil tersebut menggunakan material lokal seperti kayu dan granit lokal yang dipanen dari kawasan sekitar. Terminal Dua dengan tampilan baru ini rencananya akan dibuka bersamaan dengan Olimpiade Musim Dingin tahun 2018 di Pyeongchang.(chy.rj)

Facebook Comments

Bagikan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares