Browse By

Salah Desain, Timbulkan Ruang Mati

Bagikan!

Dalam sebuah desain arsitek, apabila kurang terencana maka dapat menimbulkan suatu sudut ruang menjadi tidak tersentuh. Jika jarang disentuh, tentu menyebabkan sudut tersebut tidak memberikan fungsi apapun. Pada umumnya, sudut yang kehilangan fungsinya ini disebut sebagai ruang negatif atau ruang mati.

koridor (Foto:hcconsultan)

koridor (Foto:hcconsultan)

Maksud dari ruang mati itu sendiri yaitu sebuah ruang yang tidak memiliki fungsi yang signifikan untuk menunjang kegiatan apapun. Sangat disayangkan jika hal seperti ini terjadi pada area yang cukup luas. Seperti contohnya adalah pada koridor atau lorong baik di dalam dan di luar rumah, kemudian sering terjadi juga apda area bawah tangga, lalu bagian loteng rumah, hingga kolong tempat tidur juga sadar atau tidak sadar telah menjadi ruang mati.

Hal menjadi penyebab dasar terciptanya ruang mati yaitu kesalah pada desain arsitek yang dibuat sejak awal. Contohnya yaitu kesalahan dalam perhitungan luas dan kapasitas ruangan. Dua contoh bentuk desain ruangan yang dapat menyebabkan timbulnya ruang mati yaitu pada bentuk ruang 90 derajat (atau kurang dari itu) dan bentuk lingkaran.

Bentuk semacam itu sering tecipta akibat dari bentuk denah yang cukup rumit seperti trapesium, segitiga, dan jajargenjang. Meskipun begitu, segala sesuatunya masih bisa disiasati sehingga tidak sampai menimbulkan ruang mati dalam penataan desain yang dilakukan sejak awal. Maka dari itu, perhatikan betul saat memilih desain ayng tepat untuk membangun sebuah hunian yang efektif. (chy)

Facebook Comments

Bagikan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares